_____Yang Kuingini_____

Posted: May 15, 2013 in Uncategorized
Tags: , ,
Tapak demi tapak kulangkahkan kaki
berharap angin menghapus rindu ini pergi
Tapi aku salah mengerti
tak seperti yang kuingini
pun jua tak mampu kuingkari
 
Rasa ini meluncur jauh ke sanubari
Lembut suaramu meracuni memori
nada bassmu jadi ciri tersendiri
berputar di telingaku bak rotasi bumi
 
Malam ini kumengenangmu
 
Tahukah kamu?
Ranah warnaku tak lagi satu
mega pun abu-abu, tak lagi biru
waktu memburuku satu per satu
untaian lagu-lagu pun serasa candu
semua ini membelengguku
 
Di tepi bayangan berbatu
kutitipkan rindu pada ranum kembang
kambium batang tumbuhan
serta ranting-ranting damar
 
Di sayup-sayup angin yang berarak
kubisisikkan suara hati yang menyeruak
 
Ku ingin senyum yang melengkung lepas
mata yang memandang tenang penuh ikhlas
suara damai yang begitu sabar tanpa batas
serta tangan bersayap yang melipatku jadi senapas.
 
NB: untuk dia yang sederhana; dalam rangka menulis puisi bebas yang diadakan oleh Rumah cerdas Albert Einstein.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s